Senin, 03 Februari 2014

puisi kelas 8 smp

Rasa Hati
Kemana pergi
Mencari api
Ketika bara hati
Padam tak bearti

Hujan
Saat kemarau panjang kau dinantikan
Bumi terasa panas tanpamu
Kalau musimmu datang
Semua makhluk hidup kan terasa segar

Jika kau terlalu sering datang
Maka akan menimbulkan bencana
Semua tanah akan tertutup air
Semua makhluk akan kedinginan

Oh…hujan
Kadang kau sangat menguntungkan
Kadang kau pun sangat merugikan
Tapi itu semua anugerah
Tuhan yang melimpahkan


Guruku

Guruku sangat manis sekali
Menyambutku pagi berseri
Hatiku senang
Perasaanku tenang

Ibu guruku lembut sekali
Mengajarku mengenal diri
Membukakan pintu hati
Agar aku menjadi anak yang cerdas dan berbakti

Padamu aku berterima kasih
Dalam hatiku aku berjanji
Nasihatmu akan kuturuti
Perintahmu akan kupatuhi
Ilmumu akan kupahami

Semoga aku menjadi anak yang berbangsa
Untuk bangsa dan tanah airku
 Di kemudian hari


Berjalan

Berjalan…berjalan…berjalan
Berjalan menuju sekolah setiap pagi aku
Berjalan untuk mencari ilmu

Sekolah yang kutuju adalah
Sekolah SMP Negeri 5 Pemulutan
Sekolah kebanggaanku

Terik matahari dan
Hujan kulewati

Di sekolah itulah aku mencari ilmu
Di situlah aku meninggalkan kenanganku

Malam

Matahari mulai terbenam
Bunga-bunga mulai tertutup

Malam telah tiba
Siang telah berlalu

Malam yang sunyi
Membuat aku merasa sepi disini
Tidak ada yang menemaniku disini


Bunga Mawar

Bunga mawar
Bentukmu yang unik
Warnamu yang merah
Seperti warna cabai yang cerah

Bunga yang indah
Bunga yang harum
Bunga yang cerah
Dan bunga yang unik
Oh bunga mawar

Bunga mawar pujaan hati

Lingkungan

Lingkungan yang sangat bersih
Dilihat sangat Indah
Dikelilingi pepohonan
Yang bewarna hijau

Angin berhembus kencang
Hujan pun turun

Semua siswa masuk kelas
Dan duduk yang rapi
Hujan pun sudah reda
Kami pulang ke rumah masing-masing


Lingkunganku yang Bersih

Dilihat indah pemandangan
Aku bisa melihat pemandangan di sekolah
SMPN 5 Pemulutan
Yang bagus dan dicat

Dan matahari bercerah
Tapi aku tetap berupacara
Di SMPN 5 Pemulutan
Itulah kebanggaanku

Sawahku

Sawah yang menghijau
Kicauan burung yang merdu
Angin-angin yang berhembus
Pohon-pohon yang jatuh

Kuning-kuning tampak cerah
Hijau-menghijau yang lelah
Putih-putih awan jatuh
Tujuh warna pelangiku indah

Apa apakah merestuimu
Aku ingin denganmu
Aku ini sahabatmu
Aku akan dekat denganmu



Sekolahku

Sekolahku, walau aku
Di desa terpencil, tapi aku
Tetap mau sekolah, meskipun
Dipenuhi dengan rawa-rawa yang menghijau

Dihiasi burung-burung yang beterbangan
Di atas rawa-rawa itu

Sekolahku
Sekolahku yang indah


Tak Mengenal Lelah

Berjalan kaki ke sekolah
Meski jarak sekolah sangat jauh
Aku tak merasakan lelah
Melihat teratai putih merah
Tumbuh di sawah




 Hari-hariku

Hari-hari
Bergerak seirama gerak matahari
Penuh kegiatanku
Penuh kerjaku
di sekolah
di rumah

Langkahku seirama geraknya hari
Kadang aku lelah dan letih
Terrtidur dan
Lalu terbangun

Hariku adalah kegiatanku
Tuk belajar bersama guru
Membantu ibu
Bermain bersama temanku
Dan berdoa tuk cita-citaku

 Khayalanku

Andai aku seperti orang sukses
Aku ingin mencapai tujuanku
Andai aku bisa mencapai cita-citaku
Aku akan berusaha, aku tak akan menyerah

Setiap pagi aku sekolah dengan seragam putih biru
Untuk menuntut ilmu
Bagiku aku ini selalu mengkhayal
Tanpa kusadari itulah yang terjadi

Meskipun aku sekolah di desa terpencil
Tapi aku akan tetap belajar dengan giat lagi
Menurutku biar aku sekolah di desa terpencil
Tak pernah aku peluh

Oh Tuhan
Tunjukkan jalan
Supaya aku bisa menjalankan
Atas kemauan yang kau berikan



Bunda

Bunda…
Kasihmu begitu tulus
Cintamu tiada halus
Walau masa terus menyampai

Bunda…
Tanamkan rasa cinta
Taburkan benih kasih
Jalan sekata antara sesama
Seperti dalam jiwa

Bunda...
Ingin kubalas jasamu
Telah besar ananda
Dalam damai
Dan dalam rasa cinta
Bunda…



Guruku

Oh…guruku tercinta
Guruku penolongku
Mendidikku dan mengajarkanku
Sampai saat ini
Berbagai macam ilmu

Guruku
Kebaikanmu tak kan kulupakan
Seumur hidupku nasihatmu
Akan aku dengar
Terima kasih
Oh…guruku




Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

Membaca yang benar
Menulis yang benar

Karena siapa?
Semua
Karena guru kita
Yang dengan mengajarkan kita
Setiap huruf, kata demi kata
Hingga buku demi buku

Guru adalah
Pahlawan tanpa tanda jasa
Tanpa mereka
Kita tidak bisa apa-apa



Meraih Prestasi

Indahnya pelangi
Mewarnai bumi
Menawan hati
Sejukan diri
Biar aku meraih prestasi
Prestasi yang kau beri
Akan kurebut kembali
Walaupun ku sendiri
Namun ku tetap berbesar hati
Sedih…
Gelisah…
Akan kuhadapi



Tuhan

Tuhanku…
Aku masih mengingat-Mu
Tuhanku…
Aku masih berdoa untuk menghapus kesalahanku
Tuhanku…
Berilah jalan sesuai ridho-Mu

Bintang

Terlihat terang
Tanpa bintang
Malam hari terasa gelap

Bintang
Kau sungguh
Sangat indah
Bertaburan di langit
Indah mewarnai malam
Yang indah

Cintaku

Rambutmu seperti air yang deras
Matamu seperti matahari yang
Sedang bersinar
Senyummu seperti matahari
Yang cerah

Oh…cintaku
Aku tak kan melupakanmu
Walaupun kau jauh dariku
Aku tetap menunggumu