Rasa Hati
Kemana pergi
Mencari api
Ketika bara hati
Padam tak bearti
Hujan
Saat kemarau panjang kau dinantikan
Bumi terasa panas tanpamu
Kalau musimmu datang
Semua makhluk hidup kan terasa segar
Jika kau terlalu sering datang
Maka akan menimbulkan bencana
Semua tanah akan tertutup air
Semua makhluk akan kedinginan
Oh…hujan
Kadang kau sangat menguntungkan
Kadang kau pun sangat merugikan
Tapi itu semua anugerah
Tuhan yang melimpahkan
Guruku
Guruku sangat manis sekali
Menyambutku pagi berseri
Hatiku senang
Perasaanku tenang
Ibu guruku lembut sekali
Mengajarku mengenal diri
Membukakan pintu hati
Agar aku menjadi anak yang cerdas dan berbakti
Padamu aku berterima kasih
Dalam hatiku aku berjanji
Nasihatmu akan kuturuti
Perintahmu akan kupatuhi
Ilmumu akan kupahami
Semoga aku menjadi anak yang berbangsa
Untuk bangsa dan tanah airku
Di kemudian hari
Berjalan
Berjalan…berjalan…berjalan
Berjalan menuju sekolah setiap pagi aku
Berjalan untuk mencari ilmu
Sekolah yang kutuju adalah
Sekolah SMP Negeri 5 Pemulutan
Sekolah kebanggaanku
Terik matahari dan
Hujan kulewati
Di sekolah itulah aku mencari ilmu
Di situlah aku meninggalkan kenanganku
Malam
Matahari mulai terbenam
Bunga-bunga mulai tertutup
Malam telah tiba
Siang telah berlalu
Malam yang sunyi
Membuat aku merasa sepi disini
Tidak ada yang menemaniku disini
Bunga Mawar
Bunga mawar
Bentukmu yang unik
Warnamu yang merah
Seperti warna cabai yang cerah
Bunga yang indah
Bunga yang harum
Bunga yang cerah
Dan bunga yang unik
Oh bunga mawar
Bunga mawar pujaan hati
Lingkungan
Lingkungan yang sangat bersih
Dilihat sangat Indah
Dikelilingi pepohonan
Yang bewarna hijau
Angin berhembus kencang
Hujan pun turun
Semua siswa masuk kelas
Dan duduk yang rapi
Hujan pun sudah reda
Kami pulang ke rumah masing-masing
Lingkunganku yang Bersih
Dilihat indah pemandangan
Aku bisa melihat pemandangan di sekolah
SMPN 5 Pemulutan
Yang bagus dan dicat
Dan matahari bercerah
Tapi aku tetap berupacara
Di SMPN 5 Pemulutan
Itulah kebanggaanku
Sawahku
Sawah yang menghijau
Kicauan burung yang merdu
Angin-angin yang berhembus
Pohon-pohon yang jatuh
Kuning-kuning tampak cerah
Hijau-menghijau yang lelah
Putih-putih awan jatuh
Tujuh warna pelangiku indah
Apa apakah merestuimu
Aku ingin denganmu
Aku ini sahabatmu
Aku akan dekat denganmu
Sekolahku
Sekolahku, walau aku
Di desa terpencil, tapi aku
Tetap mau sekolah, meskipun
Dipenuhi dengan rawa-rawa yang menghijau
Dihiasi burung-burung yang beterbangan
Di atas rawa-rawa itu
Sekolahku
Sekolahku yang indah
Tak Mengenal Lelah
Berjalan kaki ke sekolah
Meski jarak sekolah sangat jauh
Aku tak merasakan lelah
Melihat teratai putih merah
Tumbuh di sawah
Hari-hari
Bergerak seirama gerak matahari
Penuh kegiatanku
Penuh kerjaku
di sekolah
di rumah
Langkahku seirama geraknya hari
Kadang aku lelah dan letih
Terrtidur dan
Lalu terbangun
Hariku adalah kegiatanku
Tuk belajar bersama guru
Membantu ibu
Bermain bersama temanku
Dan berdoa tuk cita-citaku
Andai aku seperti orang sukses
Aku ingin mencapai tujuanku
Andai aku bisa mencapai cita-citaku
Aku akan berusaha, aku tak akan menyerah
Setiap pagi aku sekolah dengan seragam putih biru
Untuk menuntut ilmu
Bagiku aku ini selalu mengkhayal
Tanpa kusadari itulah yang terjadi
Meskipun aku sekolah di desa terpencil
Tapi aku akan tetap belajar dengan giat lagi
Menurutku biar aku sekolah di desa terpencil
Tak pernah aku peluh
Oh Tuhan
Tunjukkan jalan
Supaya aku bisa menjalankan
Atas kemauan yang kau berikan
Bunda
Bunda…
Kasihmu begitu tulus
Cintamu tiada halus
Walau masa terus menyampai
Bunda…
Tanamkan rasa cinta
Taburkan benih kasih
Jalan sekata antara sesama
Seperti dalam jiwa
Bunda...
Ingin kubalas jasamu
Telah besar ananda
Dalam damai
Dan dalam rasa cinta
Bunda…
Guruku
Oh…guruku tercinta
Guruku penolongku
Mendidikku dan mengajarkanku
Sampai saat ini
Berbagai macam ilmu
Guruku
Kebaikanmu tak kan kulupakan
Seumur hidupku nasihatmu
Akan aku dengar
Terima kasih
Oh…guruku
Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
Membaca yang benar
Menulis yang benar
Karena siapa?
Semua
Karena guru kita
Yang dengan mengajarkan kita
Setiap huruf, kata demi kata
Hingga buku demi buku
Guru adalah
Pahlawan tanpa tanda jasa
Tanpa mereka
Kita tidak bisa apa-apa
Meraih Prestasi
Indahnya pelangi
Mewarnai bumi
Menawan hati
Sejukan diri
Biar aku meraih prestasi
Prestasi yang kau beri
Akan kurebut kembali
Walaupun ku sendiri
Namun ku tetap berbesar hati
Sedih…
Gelisah…
Akan kuhadapi
Tuhan
Tuhanku…
Aku masih mengingat-Mu
Tuhanku…
Aku masih berdoa untuk menghapus kesalahanku
Tuhanku…
Berilah jalan sesuai ridho-Mu
Bintang
Terlihat terang
Tanpa bintang
Malam hari terasa gelap
Bintang
Kau sungguh
Sangat indah
Bertaburan di langit
Indah mewarnai malam
Yang indah
Cintaku
Rambutmu seperti air yang deras
Matamu seperti matahari yang
Sedang bersinar
Senyummu seperti matahari
Yang cerah
Oh…cintaku
Aku tak kan melupakanmu
Walaupun kau jauh dariku
Aku tetap menunggumu